Anak salah satu pejabat di Jambi ditangkap terkait kasus sabu

Anak salah satu pejabat di Jambi ditangkap terkait kasus sabu

Duniabola99 - Dua pemuda ditangkap anggota satuan reserse narkoba Polresta Jambi dalam kasus narkoba. Satu di antaranya putra seorang pejabat pemerintahan kabupaten setempat. Kapolresta Jambi Kombes Pol Fauzie Dalimunthe mengatakan, penangkapan beberapa hari lalu di kawasan Pulau Pandan Kota Jambi. Hasil tes urine keduanya positif mengandung zat psikotropika jenis sabu.

Kedua tersangka yakni bernisial B dan M, ditangkap polisi saat hendak keluar dari kawasan Pulau Pandan yang merupakan daerah tempat peredaran narkoba terbesar di Provinsi Jambi. Dari keduanya ditemukan barang bukti 0,4 gram sabu paket kecil siap dipakai.

Keduanya ditangkap saat sedang menggunakan kendaran untuk keluar dari Pulau Pandan. Pada saat yang sama petugas Satnarkoba Polresta Jambi melakukan razia rutin dan setelah mencurigai keduanya, lalu diamankan petugas.

"Hasil pemeriksaan mereka mengakui memiliki atau membeli sabu di sana, hasil tes urine keduanya adalah positif memakai atau mengkonsumsi sabu-sabu. Selain itu juga ditemukan satu paket kecil sabu-sabu dari mereka," kata Dalimunthe, Kamis (12/7). Dikutip dari Antara.

Penyidik Satnarkoba Polresta Jambi sedang mendalami penyelidikan kasus itu. Keduanya dikenakan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba dan narkotika.

Dalimunthe mengungkapkan, saat ini kasus narkoba di Kota Jambi cukup tinggi. Sebagian besar korbannya adalah anak muda atau remaja yang kurang pengawasan dari orang tua.

"Mari kita bersama perangi narkoba mulai dari keluarga sendiri, hingga lingkup yang paling besar dan bersama kita bisa memerangi narkoba tersebut," pungkasannya.

Penulis Artikel

sanjaya novarina

sanjaya novarina

pernah sekali ingin memiliki tpi apa daya belum ada jodohnya :) , kalo kehendak tuhan semoga dapat jodoh yg pas di hati
Do you have any presale question to ask?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been.