Kasus Luna-Ariel-Cut Tari Dibuka Lagi, Hotman Paris Kritisi Sikap LP3HI

Kasus Luna-Ariel-Cut Tari Dibuka Lagi, Hotman Paris Kritisi Sikap LP3HI

Duniabola99 - Kasus video porno yang menjerat Ariel 'NOAH', Luna Maya, dan Cut Tari dibuka lagi setelah LSM Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan permohononan praperadilan untuk memberhentikan masalah tersebut. Tapi yang terjadi permohonan praperadilan dari LP3HI ditolak hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sehingga Luna dan Tari masih berstatus tersangka.

Kadung ramai di publik, mantan pengacara Cut Tari, Hotman Paris Hutapea, kembali berkomentar soal kasus video porno yang terjadi sekitar delapan tahun lalu itu. Di Instagram, Hotman mengkritisi sikap LP3HI yang kembali membuka masalah tersebut.

"Salam dari garasi Hotman Paris. Gue nggak ngerti kenapa kasus Cut Tari dan Luna Maya kok dibuka-buka lagi sih. Kalau anda memang peduli kepada kepastian hukum dan ketidakadilan datang lah ke kopi Joni. Ada ribuan masyarakat yang butuh bantuan hukum," ujar Hotman Paris dalam sebuah video di media sosialnya saat dikutip detikHOT, Rabu (8/8/2018).

Pengacara kondang itu meminta LP3HI mengurusi kasus-kasus yang lain saja. Sebab, menurutnya, banyak masyarakat yang tertimpa masalah hukum lebih berat ketimbang membahas soal video porno Luna Maya-Cut Tari.

"Halo para aktivis sudahlah tolong rakyat yang lain lah ya. Bantu saya di kopi Joni anda nanti saya kasih ribuan ketidakadilan. Salam dari garasi Hotman Paris," tutur Hotman lagi.

LP3HI sendiri mengajukan praperadilan agar polisi bisa memberhentikan kasus video porno Ariel 'NOAH', Luna Maya, dan Cut Tari yang mengendap tanpa kejelasan. Salah satu pihak LSM itu menyebut Luna Maya begitu keberatan karena kasus itu diangkat lagi.

Penulis Artikel

sanjaya novarina

sanjaya novarina

pernah sekali ingin memiliki tpi apa daya belum ada jodohnya :) , kalo kehendak tuhan semoga dapat jodoh yg pas di hati
Do you have any presale question to ask?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been.