PKS Buru Peretas Situs Tampilkan Prabowo Jenderal Kardus

PKS Buru Peretas Situs Tampilkan Prabowo Jenderal Kardus

Duniabola99 - Ketua DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah mengaku akan memproses pihak yang meretas situs pks.id. Namun, pihaknya masih akan mendalami kasus ini.

Hal ini dikatakannya terkait peretasan situs PKS dalam bentuk pengubahan tampilan atau deface. Di laman itu, tertulis bahwa yang mengaku sebagai peretas adalah @kakekdetektif.

"Kita lihat saja bagaimana perkembangannya. Siapapun juga [peretasnya] akan dilakukan proses jika memang harus diproses," ucapnya, saat dihubungi, Kamis (9/8).

Saat ditanya soal keterkaitannya dengan isu mahar dari calon wakil presiden (cawapres) di kubu Prabowo Subianto, Ledia mengaku belum mendapat informasi soal itu.

"Wallahu a'lam bishsawab [hanya Allah yang mengetahui]. Soal ada statement dipakai di situ, yang sebelumnya diberitakan, bukan yang harus sampai hal-hal gini, enggak usah sampai kemudian melakukan upaya-upaya ini," tuturnya.

Diketahui, isu mahar bagi kursi cawapres Prabowo mencuat saat Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut kader Partai Gerindra Sandiaga Uno sudah memberikan masing-masing Rp500 miliar kepada PKS dan PAN untuk mengunci posisi cawapres.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun disebut sebagai 'Jenderal Kardus' karena disebut lebih mementingkan fulus.

Direktur Pencapresan PKS Suhud Aliyuddin sudah membantah kabar itu dan menantang Partai Demokrat untuk membuktikannya.

Ledia melanjutkan bahwa pihaknya saat ini tengah memperbaiki laman tersebut.

"Sedang menyelesaikan persoalan itu, lagi diproses perbaiki," ucapnya.

Terlepas dari itu, Ledia mengaku isi tampilan laman pks.id hasil peretasan itu tak ada hubungannya dengan pihak PKS.

"Ini kan sebetulnya, mestinya enggak ada hubungannya dengan berbagai hal yang diberitakan itu," tandas dia.

Sebelumnya, situs pks.id diretas yang menghasilkan perubahan tampilan. Isinya, pernyataan tentang Prabowo, 'Jenderal Kardus', dan isu tragedi 1998.

Penulis Artikel

sanjaya novarina

sanjaya novarina

pernah sekali ingin memiliki tpi apa daya belum ada jodohnya :) , kalo kehendak tuhan semoga dapat jodoh yg pas di hati
Do you have any presale question to ask?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been.