Tak Jual Smartphone, Blackberry Incar Bisnis Keamanan Data

Tak Jual Smartphone, Blackberry Incar Bisnis Keamanan Data

Duniabola99 - Perusahaan teknologi BlackBerry telah meninggalkan bisnis smatphone. Setelah berhenti memproduksi ponsel pintar, kini perusahaan asal Kanada itu memfokuskan bisnisnya pada perangkat lunak dan layanan tingkat perusahaan untuk menjaga keamanan data.

“Kami melakukan transformasi perusahaan selama beberapa tahun terakhir, dan kini peralihan itu sudah selesai. Dulunya kami ada perusahaan yang memproduksi perangkat keras, sekarang kami adalah pemimpin di bidang keamanan dunia maya,” ujar Managing Director BlackBerry Indonesia, Amit Mehta pada Rabu (8/8) saat ditemui pada konferensi pers di daerah Jakarta Pusat.

Untuk menjaga keamanan data perusahaan yang menggunakan layanannya, BlackBerry menawarkan sebuah peranti lunak bernama BlackBerry Unified Endpoint Management (UEM). Perangkat ini adalah bagian dari BlackBerry Enterprise Mobility Suite yang mampu menyediakan satu tampilan untuk semua sistem operasi, aplikasi, serta manajemen konten.

Platform ini digunakan oleh para perusahaan pelanggan untuk menghubungkan dan mengamankan endpoint, baik yang bersifat fisik (meliputi perangkat keras seperti ponsel pintar dan tablet) maupun digital (pesan, dokumen, teks, dan suara). Blackberry UEM juga berfungsi untuk membantu pelanggan mengembangkan sistem pintar (smart system) dalam perusahaannya.

BlackBerry telah mengantongi lebih dari 80 sertifikasi keamanan serta telah menerima sejumlah penghargaan tertinggi dalam industri digital.

Selain itu, pada 26 Juli 2018 lalu BlackBerry juga mengumumkan bahwa ia telah diposisikan dalam Leaders Quadrant (kuadran pemimpin) oleh sebuah organisasi penyedia penelitian dan analisis terkemuka di industri teknologi informasi global, Gartner Inc. Posisi ini BlackBerry pada kuadran pemimpin industri tersebut disampaikan pada Gartner Magic Quadrant for Unified Endpoint Management Tools 2018.

Hari ini (8/8) BlackBerry juga telah mengumumkan bahwa salah satu bank di Indonesia, Bank Rakyat Indonesia akan menggunakan platform BlackBerry UEM yang memungkinkan setiap staf untuk berbagi data nasabah yang bersifat sensitif dalam lingkungan yang terpercaya. Platform besutan BlackBerry ini juga diharapkan dapat mengurangi ancaman siber dan risiko pencurian data.

“Dengan Indonesia memasuki era digitalisasi dan Internet of Things (IoT) mulai mendominasi, begitu juga berbagai ancaman terhadap informasi pribadi dan perusahaan,” tutur Chief Technology Officer Bank BRI, Indra Utoyo.

Bagi industri keuangan, menjaga kerahasiaan data dan informasi pribadi nasabah adalah hal yang sangat penting untuk memastikan kepercayaan nasabah. Dalam hal ini, Bank BRI bekerja sama dengan PT Telkomsel dan BlackBerry untuk menjamin keamanan data para nasabahnya.

Penulis Artikel

sanjaya novarina

sanjaya novarina

pernah sekali ingin memiliki tpi apa daya belum ada jodohnya :) , kalo kehendak tuhan semoga dapat jodoh yg pas di hati
Do you have any presale question to ask?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been.